Seruan Hamas: Palestina Lakukan Intifada

seruan hamas: palestina lakukan intifada

Hamas yang merupakan pimpinan organisasi sayap militer dari palestina sangatlah meyerukan untuk semua rakyat yang ada di palestina supaya segera menggelar intifada kepada kota israel. Penyataan yang dilontarkan ini sebagai salah satu reaksi atas semua keputusan dari donald trump yang merupaakn presiden amerika serikat. Dia mengakui bahwasanya yarusalem merupakan ibu kota israel.

Sesuai dengan ujaran ismail haniya, bahwasanya kebijakan dari israel yang memperoleh dukungan penuh amerika serikat tidak sebanding dan dijamin tidak mampu dilawan mereka.

“Kecuali nanti melaksanakan intifada versi baru,” tegas beliau yang dikutip langsung pada hari kamis 7 desember 2017.

Intifada yang berasal dari bahasa arab ini memiliki arti yaitu membuat gemetar. Biasanya ata satu ini sering sekali digunakan sebagai wujud menggambarnya sisi perlawanan senjata pada pihak penindas. Apabila diterjemahkan secara bebas inggris, intifada bisa diartikan sebagai suatu pemberontakan.

Konsep tentang intifada sendiri untuk pertama kalinya dipakai oleh negara irak di tahun 1952 lalu. Pada saat itu, kaum komunis dan sosialis langsung terjun di jalan sebagai tindakan protes atas adanya monarki heshemite. Pada saat itu, negara irak sangat terinspirasi atas adanya resvolusi di negara mesir.

Sejarah adanya konfli israel dan palestina, intifada di sini bisa diartikan perjuangan dengan skala besar untuk mengusair israel yang dianggap melaksanakan suatu penjajahan. Intifada sendiri banyak terjadi di jalur gaza dan tepian barat. Untuk pertama kalinya intifada dilaksanakan palestina bulan desember tahun 1987 hingga 1993. Intifada pada saat itu membuat banyak korban yaitu sekitar 1962 dari rakyat palestina dan 277 dari orang-orang israel.

Konflik tersebut kurun waktunya sampai lima tahun sembilan bulan bahkan lebih namun berakhir suskses dengan ditetapkannya perjanjian oslo 1 yang sangat mengakui bahwa palestina merupakan suatu negara.

Sedangkan untuk intifada yang kedua itu terjadi pada tanggal 28 september 2008 hingga 8 februari 2015. Konflik satu ini sangat memakan korban sampai 6 ribuan jiwa dari dua belah negara itu. untuk akhir dari intifada satu ini adanya konstruksi israel di perbatasan tepi barat dan penarikan militer israel yang ada di jalur gaza.

Setelah semua itu, konflik sering terjadi namun dalam skala kecil antara palestina dan israel. Salah satunya adalah yarusalem intifada yang terjadi di awal september 2015. Di konflik kecil tersebut ada 273 orang yang tewas baik dari palestina maupun israel. Sehingga sudah dipastikan semua bentuk konflik yang terjadi antara dua belah pihak ini sangatlah mengganggu perdamaian dunia dna bisa dijadikan pemanfaatan politik oleh negara yang besar dan memiliki kekuasaan yang lebih dari negara lainnya.

Hal ini bisa dibuktikan sendiri dengan adanya donald trump yang sangat mendukung bahwa israel itu negara yang beribu kotakan yarusalem. Selain itu, trump juga selalu menyerukan untuk semua negara di dunia agar segera mengakui bawah yarusalem adalah ibu kota israel. Memang ini hanya sebatas sisi politik dari amerika serikat.

Namun dipastikan banyak negara-negara timur tengah mengecam keputusan ini. Sebab trump tidak tahu bahwasanya palestina sendiri sudah menjadi tanggunag jawab PBB dan tidak bisa diganggu gugat apabila nanti yarusalem berpindah alih ibu kotanya. Selain itu, negara arab pastinya melawan atas semua keputusan trump. Apabila kedua belah pihak masih alot, mestinya konflik antar negara terjadi bahkan bisa menimbulkan perang besar yang tidak bisa dibendung begitu saja.

Please follow and like us:

1 comment on “Seruan Hamas: Palestina Lakukan Intifada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *